Madrasah Punya Banyak Keunggulan

 PEKALONGAN - Anggaran Sekolah Dasar (SD) / Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kota Pekalongan tak ada perbedaan. Semuanya mendapatkan porsi sama dalam bentuk pengucuran berbagai proyek pendidikan.

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Departemen Agama (Kakandepag) Drs H Bambang Sugito S TH MSi kepada Suara Merdeka ketika ditemui di ruang kerjanya. Menurut dia, anggapan terjadi kesenjangan anggaran antara SD dan MI tidak benar.

Dengan program wajib belajar (wajar) pendidikan dasar (dikdas) 9 tahun yang dicanangkan pemerintah pusat, baik SD maupun MI diberikan porsi anggaran yang seimbang.

Di antaranya, ketika diluncurkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS), tak hanya SD negeri saja yang mendapatkannya, MI juga diberi bantuan serupa untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

”Sebab MI sebagai jenjang dasar pendidikan setara dengan SD, untuk melangkah sampai tingkat selanjutnya yakni SMP diperlukan penunjang yang memadai dalam peningkatan mutu karena ketatnya persaingan,” katanya.

Tak hanya itu, MI juga mendapatkan dana pendamping dari pemerintah daerah dan berbagai anggaran lainnya. ”Jadi antara SD/MI tidak ada kesenjangan dalam hal anggaran,” tandas dia.

Lebih lanjut disebutkan, Depag juga memberikan anggaran serupa dengan bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nama proyek rehabilitasi gedung sekolah.
Upaya yang dilakukan Depag tersebut sebagai bentuk peningkatan kualitas MI sebagai tempat pendidikan dasar plus yang menyelenggarakan pendidikan umum dan agama.

”Jadi madrasah mempunyai banyak keunggulan di bandingkan dengan sekolah negeri, karena dari segi pendidikan plus dan mendapatkan porsi anggaran sama dengan sekolah negeri,” jelas Bambang. (H52-47) (/)

Copas dari : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/05/06/62393/Madrasah-Punya-Banyak-Keunggulan-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar